
Pada Selasa, 10 Februari 2026, sebagian besar siswa kelas VIII melaksanakan kegiatan edukatif di luar sekolah dengan menonton bersama film bertajuk “Cyberbullying” di bioskop Cinepolis Lippo Plaza Jogja. Kegiatan nonton bersama ini juga menjadi bagian integral dari implementasi semangat Taraksaka-The School of Leader, yang merupakan identitas SMPN 2 Yogyakarta dalam mencetak calon pemimpin masa depan.
Melalui Taraksaka, sekolah secara konsisten menanamkan pendidikan karakter dan budaya sekolah yang berlandaskan pada integritas serta tanggung jawab sosial. Dengan memahami bahaya cyberbullying, para siswa diajak untuk memimpin diri mereka sendiri dalam menjaga lisan dan jemari di ruang digital, sehingga nilai-nilai luhur dan budaya positif yang menjadi ciri khas Taraksaka dapat terpancar dalam setiap interaksi sosial mereka.
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran kontekstual mengenai bahaya perundungan di dunia maya yang kian marak terjadi. Dengan suasana bioskop yang kondusif, para siswa diajak untuk menyaksikan dampak psikologis yang nyata dari setiap tindakan negatif di media sosial melalui visualisasi cerita yang mendalam.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh jajaran guru hebat, di antaranya Bu Uswatun Chasanah, Bu Mei Aryani Dharmawati, Bu Rizki Febriyati, Pak Aditya Oka, Pak Krisma Afia, Pak Ilham Ramadhan, dan Pak Muhammad Tegar. Kehadiran para guru tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu siswa membedah pesan-pesan moral yang tersirat dalam film tersebut. Kolaborasi antara guru dan siswa ini menciptakan ruang diskusi yang hangat mengenai etika berkomunikasi di era digital.
Tujuan utama dari agenda nonton bersama ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat di dalam diri setiap siswa. Melalui alur cerita film tersebut, sekolah ingin memberikan pemahaman mendalam agar siswa tidak melakukan tindakan bullying, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Dengan melihat konsekuensi dari tindakan perundungan secara visual, diharapkan tumbuh rasa empati yang tinggi sehingga para siswa lebih bijak dalam menggunakan gawai dan berinteraksi dengan sesama teman.
Selain sebagai sarana edukasi, acara ini juga bertujuan untuk membekali siswa dengan ketahanan mental dalam menghadapi tantangan di lingkungan digital. Film “Cyberbullying” memberikan gambaran bagaimana cara menyikapi komentar negatif dan pentingnya mencari bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya jika mengalami masalah serupa. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan mental siswa secara sehat.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum transformasi perilaku bagi seluruh siswa kelas VIII. Para guru pendamping berharap nilai-nilai karakter yang dipetik dari layar lebar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya budaya sekolah yang harmonis. Dengan berakhirnya penayangan film ini, SMPN 2 Yogyakarta selangkah lebih maju dalam mencetak generasi cerdas digital yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap sesama.